Warga Jatim Berkomitmen Wujudkan Pilkada Damai

Semua warga Jawa Timur pasti memiliki komitmen yang sama demi mewujudkan Pilkada damai di daerahnya. Apalagi, masing-masing pasangan calon juga memiliki kultur dan karakteristik yang sama. Nasionalis-Religius. Karakteristik yang “ sangat Jawa Timur ”.

Apa yang diinginkan oleh warga tersebut tercermin pula dalam gairah Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Jawa Timur. Khususnya, yang tampak dalam deklarasi bersama mewujudkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada tahun 2018 yang guyub, rukun dan damai, Februari lalu di halaman Maspion Square.

“Kami masyarakat dan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Jatim sepakat pilkada Jatim yang damai harga mati,” pekik Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama Ketua DPRD, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya saat menghadiri Deklarasi Damai Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim di Halaman Maspion Square, Minggu (17/2).

Kampanye damai ini, lanjut Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim ini,  menempatkan suasana yang aman, nyaman dan damai saat berlangsungnya pilkada.  Ditambahkan, deklarasi kampanye damai harga mati tersebut sebagai hasil pembahasan, pengamatan, dan pendalaman pemerintah, pimpinan lembaga daerah, dan para pemangku kepentingan di Jatim yang mengharapkan proses demokrasi pilgub Jatim untuk berjalan secara damai.

“Kami bersama Ketua DPRD, Kapolda dan Pangdam Jatim sepakat bahwa kepentingan masyarakat harus diutamakan. Maka, kami memiliki sikap mengutamakan kepentingan masyarakat Jatim dan pembangunan kesejahteraan,” tegasnya.

Senada dengan Forpimda Jatim, Ketua KPU Jatim Eko Sasmito SH MH mengatakan bahwa KPU Jatim ingin mewujudkan pelaksanaan pemilihan Gubernur Jatim dapat berlangsung guyub dan rukun. Menurutnya, pergantian maupun pemilihan kepala daerah merupakan hal biasa. Kondisi tersebut terjadi pada setiap lima tahun sekali, kesempatan rakyat memilih pemimpinnya secara baik dan positif.

“Apabila terdapat perselisihan, semua harus dilaksanakan dengan dialog. KPU Jatim bekomitmen akan memberantas permasalahan maney politik maupun isue yang dapat menghambat proses demokrasi di Jatim,” ungkapnya.

Selain dukungan komitmen pilkada damai harga mati oleh Gubernur, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Ketua DPRD Jatim, deklarasi komitmen kampanye damai sendiri diikuti oleh Tim pemenangan paslon serta calon gubernur dan wakil gubernur Jatim, yaitu nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak serta nomor urut dua, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno.

(red/ sumber: Humas Pemprov Jatim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *